Pages

Subscribe:

Labels

Sabtu, 30 Maret 2013

SURGA TAK DIDAPATKAN DENGAN IBADAH


Suatu hari datang pada istri nabi ummul mukminin aisyah r.a 3 orang pemuda yang bertanya tentang keadaan ibadah nabi. Setelah dijelaskan bahwa nabi melaksanakan shalat, dan melakukan shaum, 3 orang pemuda ini pun bertekad untuk melakukan perbuatan seperti nabi dengan melakukan shalat siang dan malam, juga akan shaum seharian tanpa berbuka, dan akan meninggalkan istri mereka. Tapi mana kala berita ini sampai pada rasulullah, ia pun menasihati mereka dan memperbaiki keyakinan mereka.
Kisah diatas menggambarkan bahwa ada sekelompok orang yang beranggapan bahwa surga allah akan didapatkan dengan cara terus beribadah pada allah melalui shalat shaum dan lainnya. Sehingga orang-orang pun bersemangat beribadah pada allah, sampai melupakan kewajiban keduniaannya terhadap lingkungan dan keluarganya.
fenomena pola pikir ini sungguh tertanam banyak pada setiap orang, sehingga beranggapan bahwa surga allah dpat didapatkan dengan ibadah  dan selamat dari neraka allah pun dengan melalui ibadah. Hal ini tentu saja bertolak belakang dengan sabda rasulullah saw:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: قاربوا وسددوا واعلموا أنه لن ينجو أحد منكم بعمله, قالو: ولا أنت يارسول الله؟ قال: ولا أنا، إلا أن يتغمدني الله برحمة منه وفضل.
Ibadah bukanlah satu-satu untuk bisa selamat dari neraka Allah, atau siksa allah dan mendapatkan surga allah. Karena surga allah memang tidak akan begitu saja allah berikan kecuali atas rahmat dan ridhonya. Oleh karena itu, manusia hidup didunia tidak ada lain adalah untuk mendapatkan ridho allah, salah satunya dengan cara beribadah kepada allah. Baik ibadah amaliah, muamalah dan lainnya.  Dan hal ini sangat sejalan dengan apa yang rasullullah sabdakan dalam hadis lain :
المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده.
Seorang mukmin yang haqiqi itu bkanlah ia yang banyak ibadahnya saja. Melainkan ia yang  memberikan keselamatan dan ketentraman pada muslim yang lainnya, baik dari lisannya atau pun perbuatannya.
Hal ini Sesuai dengan kisah seorang wanita yang gemar ibadah pada allah namun dikatakan oleh rasulullah sebagai ahli neraka, dikarenakan ia tidak baik pada tetangganya.
Oleh karena itu, sadari betul bahwa ibadah yang kita lakukan bukanlah untuk membeli surga, dan menjual neraka, melainkan menggapai dan mengharap ridho allah dan rahmat dari-Nya.
Wallahu a’lam bisshowab

0 komentar: